Jaringan Komputer
Nama : Nicolaus Aldo W
Nim : 15220541
Kelas : 15.3A.02 ( Ilmu Komputer )
A. Troubleshoot 1
Cara Kerja :
1.
Untuk menghubungkan switch dengan komputer
client gunakan kabel koneksi “cooper
straight-trough” begitu pula dengan switch dan router gunakan kabel “cooper straight-trough”. Untuk kabel
pada Router gunakan “Gigabyte” koneksikan
ke Switch dengan menggunakan “FastEthernet”. Sedangkan untuk Switch ke PC
gunakan koneksi “FastEthernet”.
2.
Kemudian aturlah IP Address masing-masing
computer client dengan klik ikon komputer client. Selanjutnya pilih menu “Desktop” lalu pilih ikon “IP Configuration”. Lalu masukkan IP
Address sesuai perintah diatas dengan dengan subnet mask dan gatewaynya sesuai
ketentuan.
3.
Setelah semua IP Address tiap PC telah
dikonfigurasikan, Cek apakah tiap
PC dapat saling terkoneksi dengan
melakukan tes send packet menggunakan tools Add Simple PDU. Add simple pdu
packet tracer adalah sebuah tool yang digunakan untuk tes atau melihat
konfigurasi kita pada packet tracer sudah benar atau belum dan antara device
terhubung atau tidak. jika status nya
successful maka konfigurasi
routing dan ip address kita sudah benar dan berhasil. jika statusnya
failed maka konfigurasi routing dan ip
address bisa dikatakan belum benar.
4. atau
dengan cara nge ping untuk mentest apakah status "succesfull". dan akan muncul status "failed" di pc3 di
karenakan beda ip address dengan pc yang lain.
5. Konfigurasi
dari PC1 ke PC2 sukses, tetapi untuk PC yang terkoneksi ke PC3 failed,
dikarenakan PC 3 memiliki host IP Address yang berbeda dengan PC lainnya.
B. Troubleshoot 2
1.Untuk
menghubungkan switch dengan komputer client gunakan kabel koneksi "cooper straight-trough"
begitu pula dengan switch dan router gunakan kabel "cooper straight-trough" . Untuk Kabel pada Router
gunakan "Gigabyte"
koneksikan ke Switch dengan menggunakan "FastEthernet".
Sedangkan untuk
Switch ke PC gunakan koneksi "FastEthernet"
2.
Aturlah IP Address masing-masing computer
client / PC dengan klik ikon komputer client. Selajutnya pilih menu “Desktop” lalu pilih ikon "IP Configuration". Lalu
masukan IP Address sesuai perintah diatas dengan subnet mask dan sesuai
ketentuan diatas.
3.
Kemudian Aturlah konfigurasi IP Address
Router, dengan memilih menu "Config",
lalu pilih Gigabyte yang digunakan untuk mengkoneksikan. Lalu ketik IP Address
& Subnetmask nya.
4.
Setelah semua IP Address tiap PC dan Router
telah dikonfigurasikan, Cek apakah tiap PC dapat saling terkoneksi dengan
melakukan tes send packet menggunakan tools Add Simple PDU.
5.
Pada Skema Jaringan, PC 2 memiliki kode
gateway yang berbeda dari PC lainnya. Jika dikoneksikan antar PC 2 dengan yang
lainnya, hasil konfigurasi menunjukkan Sukses karena Perbedaan gateway tidak
berpengaruh ke sukses atau tidaknya koneksi antar PC. Sukses atau tidaknya
antar PC terkoneksi apabila IP Address masing-masing PC Berbeda.
C.
Troubleshoot 3
1.
Untuk menghubungkan switch dengan komputer
client gunakan kabel koneksi "cooper
straight-trough" begitu pula dengan switch dan router gunakan kabel "cooper straight-trough" .
Untuk Kabel pada Router gunakan "Gigabyte"
koneksikan ke Switch dengan menggunakan "FastEthernet".
Sedangkan untuk
Switch ke PC gunakan koneksi "FastEthernet"
2.
Aturlah IP Address masing-masing computer client
/ PC dengan klik ikon
komputer client. Selajutnya pilih
menu “Desktop” lalu pilih ikon "IP
Configuration". Lalu masukan IP Address sesuai perintah diatas
dengan subnet mask dan gatewaynya sesuai ketentuan diatas.
3.
Kemudian Aturlah konfigurasi IP Address Router,
dengan memilih menu "Config",
lalu pilih Gigabyte yang digunakan untuk mengkoneksikan. Lalu ketik IP Address
& Subnetmask nya.
4. Setelah
semua IP Address tiap PC dan Router telah dikonfigurasikan, Cek apakah tiap PC
dapat saling terkoneksi dengan melakukan tes send packet menggunakan tools Add Simple PDU.



Komentar
Posting Komentar